Giliran Mati Lampu Di Tiadakan Sekarang Hanya Giliran Lampu Hidup

Hampir 2 minggu ini listrik di ibukota Natuna Ranai masih di hadapi krisis listrik, biasanya satu minggu satu kali kini 1 hari hidup satu hari mati,..banyak yang kecewa karena aktifitas jadi terganggu. Jika di tanya mengapa dan sampai kapan ada giliran pemadaman, jawaban pasti tidak memuaskan. Kapan pelayanan di negeri tercinta kita ini benar-benar memuaskan, konsumen adalah raja tapi di negeri ku ini penjual adalah raja,.. :)

Saya baru saja mengutip di kompas peraturan baru dari pemerintah :

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh akhirnya mengumumkan secara resmi kenaikan tarif dasar listrik (TDL) rata-rata 10 persen. Kenaikan mulai berlaku per 1 Juli 2010 dan tidak berlaku untuk pelanggan dengan daya 450 VA-900 VA. “Penyesuaian TDL ditetapkan oleh pemerintah setelah mendapat persetujuan dari DPR RI,” kata Darwin di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (30/6/2010).
Penyesuaian TDL ditetapkan oleh pemerintah setelah mendapat persetujuan dari DPR RI.
– Darwin Zahedy Saleh

Darwin mengatakan, kenaikan TDL merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan besaran subsidi sebesar Rp 55,1 triliun yang diatur dalam UU APBN Tahun 2010. Kenaikan juga dinilai sudah mempertimbangkan rasa keadilan sehingga tidak dikenakan kepada pelanggan kategori kecil.

Pada 15 Juni lalu, DPR menyetujui kenaikan TDL bagi pelanggan listrik selain pelanggan kecil, yaitu pelanggan rumah tangga dengan daya 1.300-5.500 VA sebesar 18 persen, pelanggan sosial 1.300 sampai di atas 200.000 VA sebesar 10 persen, pelanggan bisnis 1.300-5.500 VA sebesar 16 persen, dan bisnis di atas 200.000 KVA 12 persen.

====

Walau peraturan di atas tidak berlaku bagi pelanggan dengan daya 450 VA-900 VA namun tetap saja rugi kalau ada pemadaman terus-terusan, Pemerintah pusat mengumumkan peraturan-peraturan baru yang tidak melihat kemampuan pelayanan yang maksimal, sedangkan listrik di daerah seperti di Natuna saja belum maksimal dalam segi layanannya seperti sekarang ini selalu saja ada giliran, sebagai konsumen akan merasa puas jika layananan yang di dapatkan juga memuaskan…. Soal biaya kalau sudah memuaskan pasti tidak diperhitung lagi, apalagi peraturan itu demi menyelamatkan keuangan negara pasti rakyat dukung. Yang penting layanan itunya loh pak harus memuaskan… :)

Baca Juga :

Komentar

  1. rizal says:

    keren krisis listrik, sudah lagu lame you,…
    saat negeri orang sudah berlebih daya listrik, kita masih krisis..sian nong ndok you…

  2. Febriyanto says:

    sabar ya gan………. semoga PLN lebih professional, masa’ jaman dah modern gini listrik masih padam aj, ga habis pikir dh……. dh kyk gtu masih mo naik TDL-ny…. parah,.

  3. srexAsyangar says:

    Kesannya PLN itu kejam sekali ya mas….Egois dan tak punya rasa keadilan. Alasan ekonomi selalu saja jadi senjata mereka. Mungkin sekali2 ganti alasan…misalnya otak mereka perlu di setrum…hehe
    Pokoke…Natuna tetap Bercahaya…!! (harapanku)

  4. admin says:

    rizal@
    iya bro padahal dari jaman minyak murah sampai minyak mahal dan langka tetap sama :)

    Febriyanto@
    mksh sob,..mungkin mereka belum merasakan hidup jadi orang susah,..

    srexAsyangar@
    hehe,..biar cepat sadar ya ndan (lmao)

  5. Tarif Naik semua tetapi gak ada jaminan untuk rakyat miskin, ya itulah indonesia gak bisa diandalin kesejahteraan untuk rakyatnya. semoga sukses selalu dan saya tunggu kunjungannya di website saya.thx salam persahabatan

  6. Jane says:

    yang paling manteb PLN berencana ekspor listrik tuh… (berarti surplus donk)

  7. rizan says:

    diberita-berita,banyak aksi demo mengenai tragedi si listrik ini.Semakin kacau saja ni kayaknya..

  8. oby, ketawa says:

    waaah…..
    PLN ko gitu sih…..
    makin parah nih tagihan listrik :( (

  9. admin says:

    Jane@
    wah baru tau saya mas, di mana letaknya keadilan…

    rizan@
    iya sob, barang-barang jadi mahal.

    Oby@
    biasalah sob, kita berdoa saja negeri kita benar2 berubah menjadi lebih baik suatu hari nanti, amin.

  10. Harits says:

    Kalau menurut saya PLN itu kan punya negara apakah tidak sebaiknya ada aliran listrik lagi selain PLN karena itu akan lebih baik, contohnya waktu itu internet hanya dari dial-up setelah itu banyak sekali yang berdatangan seperti speedy, first net dan lain lain. Jadinya itu kita lebih dimudahkan untuk pengaksesan seperti itu.

  11. admin says:

    harizt@
    ide yg bagus sob, tp yang saya baca di berita internet untuk membangun tenaga listrik”swasta” izinnya susaaah bangeeeet” atau dipersulit mungkin ya…. :)
    padahal investor yg mau nanam modal tenaga listrik bnyk sob…

  12. KAlo masalah mati lampu ane ada 2 sob, lok dikosan tiap mati lampu gara-gara jeglek selalu disalahin kamr ane bilangnya ada jaringan yang konslet lah, pakai kompilah padahal emank daya listriknya yang lemah, nah yang kedua lok sms an ama teman di kampung mereka sering bilang kalo sudah trun hujan pasti mati lampu.

    Tapi TDL sudah naik ya begitu lah

    • admin says:

      aduh listrik dikmpung parah lg mas, coba saja pejabat tinggi dipusat merasakan tidur seminggu saja dikampung ya biar ikut sama2 merasakan gitu loh…sanggup ga ya… :)

  13. rizal says:

    gw tadi jalan2 kaskus eh taunya nemu gambar2 di blog ini ada disana lo..awak yang posting disana ya..suka ke kaskus juga ya

    cek disini..keren

    http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4435625

  14. Jangan lah sob, kasian dia kalo sampai hidup tanpa listrik

Tinggalkan Komentar