Sejarah Kabupaten Natuna

Lambang Kabupaten Natuna
Logo Natuna

Kabupaten Natuna awalnya adalah salah satu wilayah yang terbentuk dari berbagai kecamatan yakni Kecamatan Bunguran Timur (Ranai), Kecamatan Bunguran Barat (Sedanau), Kecamatan Siantan (Tarempa), Kecamatan Jemaja (Letung), Kecamatan Serasan, Kecamatan Midai, Kecamatan Tembelan yang lebih di kenal dengan Pulau 7. Ketujuh kecamatan tersebut saat itu masih dibawah pemerintahan kabupaten Kepulauan Riau (Kini Provinsi Kepulauan Riau) yakni Pulau Bintan โ€“ Tanjung Pinang dengan Provinsi Riau (Pekanbaru).

Kabupaten Natuna dibentuk berdasarkan Undang-undang No. 53 Tahun 1999 yang disahkan tanggal 12 Oktober 1999 dan Plt. Bupati pertama yang dilantik adalah Bapak Drs. Andi Rivai Siregar oleh Mendagri ad interm Jend. TNI Faisal Tanjung di Jakarta. Kemudian Kabupaten Natuna dipimpin oleh Drs. H. Hamid Rizal adalah bupati yang pertama terpilih Resmi oleh suara DPRD Kabupaten Natuna menggantikan Drs. Andi Rivai Siregar, ibukota Kabupaten Natuna berada di Kota Ranai, Bunguran Timur – Natuna. Hari Resmi tanggal perayaan ulang tahun Kabupaten Natuna dirayakan setiap tahun tanggal 12 Oktober.

Berikut Daftar Bupati dan Wakil Bupati yang Pernah menjabat Kabupaten Natuna :

  1. Bupati Drs. Andi Rivai Siregar (1999 – 2001)
  2. Bupati Drs. H. A. Hamid Rizal – Wakil Bupati Drs. Izhar Sani (2001 โ€“ 2006)
  3. Drs. H. Daeng Rusnadi MSi – Wakilnya Drs H. Amirullah Apt (yang popular disebut Daeng- Raja) periode 2006 โ€“ 2011.
  4. Pada Tahun 2009, Drs. H. Daeng Rusnadi Msi dinon-aktifkan menjadi bupati sebelum habis masa jabatannya karena tersandung masalah hukum (2004) dan digantikan oleh wakil bupatinya Drs H. Amirullah Apt sebagai Plt. Bupati. Kemudian Drs H. Amirullah, Apt Dilantik Menjadi Bupati Depenitif pada tahun 2010 – 2011.
  5. Drs. Ilyas Sabli, M.Si dan Imalko menjabat Sebagai Bupati Natuna untuk Periode 2011 s/d 2016.

Kabupaten Natuna dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 53 Tahun 1999 dari hasil pemekaran Kabupaten Kepulauan Riau, yang terdiri dari 6 Kecamatan yaitu Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Barat, Jemaja, Siantan, Midai, dan Serasan dan satu Kecamatan Pembantu Tebang Ladan.

Kemudian Kecamatan Anambas memisahkan diri dari Kabupaten Natuna (ยน) dan menjadi Kabupaten Kepulauan Anambas berdasarkan UU No 33 Tahun 2008 pada tanggal 21 Juli 2008, Enam kecamatan yang sebelumnya berada di Kabupaten Natuna yang kemudian menjadi cakupan dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas yaitu Kecamatan Siantan, Siantan Timur, Siantan Selatan, Palmatak, Jemajak, Jemajak Timur dengan pusat ibukota berada di Tarempa.

6 tanggapan tentang “Sejarah Kabupaten Natuna

  1. erwan

    aku minta tolong posisi pulau Bur Er Go di kepulauan Natuna. Di dalam peta tidak ada mungkin pulau kecil, pulau ini dikasih nama oleh bangsa portugis dizaman dulu. Mungkin untuk sekarang sudah berubah nama.
    Terima kasih

    - Permalink

  2. boleh minta email dinas kominfo dan kehumasan pemkab natuna ? Terima kasih.

    - Permalink

    • Natuna tidak punya dinas kominfo, yang ada hanya bagian humas saja, untuk email mereka maaf saya tidak tau.

      - Permalink

  3. Hafid, Medan.

    Saya ingin mendapat informasi tentang penduduk asli pulau Natuna, kabarnya dari keturunan Austronesia, apa benar ? dan bentuk rumah asli penduduknya?.

    - Permalink

    • admin

      pak hafid, saya juga pernah membacakan tulisan tersebut di Internet jd sy tidak bisa mengatakan hal tersebut benar atau tidak. Mayoritas penduduk Natuna adalah masyarakat melayu dan berdialek /bahasa melayu.

      Bentuk rumah asli Natuna berbentuk rumah panggung besar, namun saat ini sudah jarang di temui. Mksh.

      - Permalink

  4. yonie imam rachman

    pulau natuna dan sodarah sedarah rakyat natuna melengkap keberagaman yangi luas dan indah nya di negri ini.. INDONESIA dari sabang sampai meroke

    - Permalink