Nasib Saudara “Paul Gurita” Di Laut Natuna

Gurita yang sudah di salaiGurita-gurita yang ada di Natuna ini tidak setenar si Paul Gurita yang cerdas meramal dan di pelihara di Akuarium Sea Life Centre, Oberhausen, Jerman. Saudara-saudara si Paul ini hidup bebas di Laut Natuna yang masih alami, Saudara si paul ini tidak akan di buru oleh  juru masak Argentina, Nicolas Bedorrou atau di benci oleh suporter penggila bola yang mengalami frustasi teamnya kalah akibat percaya ramalan Si paul ini. Tapi saudara-saudara paul ini di buru nelayan-nelayan Natuna yang hanya untuk di jual murah di pasar atau untuk di konsumsi sendiri.  Waktu saya masih kecil saya juga sering menagkap “anak-anak paul” ini yang masih kecil, jika di masak rasanya lebih gurih :)

Gurita yang memiliki tentakel 8 biji ini di sebut dengana panggilan Duyok atau Duyek oleh masyarakat  Natuna.  Gurita ini bisa di bikin bermacam-macam makanan yang tak kalah enak seperti masakan seafood kerang, cumi atau sotong. Gurita mudah di peroleh saat pada musim air laut kering jauh dari biasanya, jadi para nelayang menangkapnya dengan menyelusuri karang-karang yang airnya tidak begitu dalam sebagai tempat persembunyian, modal menangkapnya di lakukan secara tradisional yakni bermodalkan besi bangunan panjangnya seukuran 1 setengah meter, kemudian di tusuk kelubang-lubang karang, jika besi yang di tusuk mengena pada tubuh sang gurita ini maka ia akan keluar, entah karena ia merasa geli atau sakit yang jelas sang gurita ini pasti keluar sendirinya dalam keadaan tampak bodoh, kemudian sang nelayan dengan mudah menangkapnya. jika gurita banyak di dapat maka nelayan akan menyalainya (di asap sampai kering) biar awet. Nah jika sudah di salai terserah mau dibikin masakan apa nantinya misalnya gulai salai duyek, di bikin masak pedas dan lain sebagainya.  :)

Baca Juga :

Komentar

  1. rizal says:

    masak lade goghom parah nyaman you, ndok terase abis nasi sebuko….

    beruntung nasib paul, kaalau paul tinggal di natuna justru nasibnya tidak semujur itu dan menjadi doyok salai…

  2. rizan says:

    wah,bisa-bisa besok paul juga akan menyusul teman-temanya seperti di natuna ya?
    hehe

  3. Srex says:

    Huehehe…iwak Paul dan sebangsanya memang termasuk bahan makanan yg eksotis, kalau sudah di restoran2 wow…harganya selangit. Kalo di asap dan dikeringkan apa masih perlu di garami juga mas…?

  4. admin says:

    Rizal@
    Mang tuol yaou, masa lade gohom paghaah nyaman e same silong duyek..sioooot (lmao)

    Rizan@
    hehe, klo sipaul sdh terancam nyawanya sob :)

    Srex@
    restoran seafood suka yg beginian menunya, memang mahal. gurita ini kalo udah di salai (diasap) ga perlu di garamkan lagi ndan :)

  5. gak tega sih sebenarnya…………….
    tapi kayanya enak nih hahahahaha

  6. Harits says:

    Memangnya saudara si Paul juga bisa ngeramal mas ?

    Salam kenal yah mas.

  7. sama cerdasnya ga ya? dengan paul

  8. Q-THINK says:

    kalau di sana gurita bisa untuk meramal kalu di sini untuk buku dan scandal

  9. febriyanto says:

    nasibnya beda sama si paul….. kasian, jadi makanan…. tapi engkau berjasa, memberi makan manusia.. hhe :D

  10. admin says:

    oby@
    memang enak sob :)

    Harits@
    jelas ga bisalah sob,..hheh
    salam kenal jg.

    hendro-prayitno@
    kayaknya ga deh sob.

    Q-THINK@
    oh ya?

    febriyanto@
    iya memang dari dulu jd santapan manusia sebelum paul lahir sob :)

  11. Bukan ane sob yang bikin dia seperti itu :)

  12. Online49 says:

    Wah tragis nian, yang satu dihargai mahal yang satu di hargai dengan laper hehee

  13. admin says:

    Indahnya Kebersamaan@
    yang jelas iya donk, hehe. mskh sudah mampir mas.

    Online49@
    ah bisa aja sobat ini,…mksh kunjugannya ya

  14. tomi says:

    wahh untung paul sudah dipensiunkan.. mgkn biar gak mengalami nasib spt saudara2nya yg sudah dijadikan gurita bakaar :D

  15. kampus blog says:

    wahh maniak gurita berarti mas?? rasanya seperti apa? saya blm pernah makan gurita e

  16. admin says:

    kampus blog@
    rasanya lebih kurang sama seperti cumi sob..

    tomi@
    pensiun sih gpp sob asal jangan dilepaskan disini, :)

Tinggalkan Komentar