Tag Archives: pemkab natuna

Pentingnya Membangun Website Sekolah Di Natuna

Logo PendidikanSeperti kita ketahui di Natuna sampai saat ini belum satupun baik tingkat SD, SMP, SMK, SMA bahkan Pemda Kabupaten Natuna khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna tidak mempunyai website sebagai sarana pusat Informasi tentang Pendidikan untuk masyarakat umum khususnya masyarakat Kabupaten Natuna.

Sekolah saat ini seharusnya menerapkan sistem administrasi Pendidikan berbasis teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dimana setiap siswa dapat mengakses transkipnya masing-masing, semua guru mampu memfasilitasi pembelajaran berbasis TIK, Setiap ruang kelas dilengkapi sarana pembelajaran berbasis TIK, Sarana perpustakaan telah dilengkapi dengan sarana digital yang memberikan akses ke sumber pembelajaran berbasis TIK.

Tujuan dari pembangunan website tersebut adalah untuk memudahkan semua pihak mendapatkan informasi sekitar penyelenggaraan program Rintisan Sekolah. Sedangkan kegunaan bagi para siswa adalah untuk memudahkan mencari materi pembelajaran serta sebagai media interaksi untuk mengembangkan potensi dirinya seoptimal mungkin. Selain dari pada itu terdapat aturan yang mengharuskan adanya transparansi pengelolaan pendidikan dimana masyarakat dapat memperoleh informasi seputar kinerja satuan pendidikan.

Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Bersifat statis apabila isi informasi website tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya dari pemilik website. Bersifat dinamis apabila isi informasi website selalu berubah-ubah, dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website.

Web sekolah harus bersifat dinamis yaitu isi informasi web selalu berubah-ubah, dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna web, karena web sekolah bertujuan untuk meningkatkan penyebaran informasi kepada masyarakat dan meningkatkan daya interaktif sekolah dengan siswa. Untuk itu, sekolah harus menyediakan informasi yang terbaru (update) setiap hari.

Pengelolaan website sekolah sangat bergantung pada kemampuan sekolah untuk mengembangkan dokumen perencanaan yang dapat diterapkan,  perangkat teknologi yang terbaru, kompetensi pengelolaan teknologi yang terus menerus ditingkatkan, kompetensi mengolah informasi, penghargaan terhadap pengolah informasi, dan ketekunan untuk membaharui informasi web secara teratur dan berkelanjutan. Namun berdasarkan pengamatan terhadap banyak sekolah perkembangan positif pengelolaan web belum menghasilkan produktivitas secara optimal karena minimnya kompetensi sumber daya manusia dalam sistem mengelola web.

Pengelola harus menentukan untuk siapa teknologi dan informasi itu dikelola, siapa yang diharapkan dapat memetik manfaat atau disebut juga ruang lingkup sasaran yang diharapkan. Harus dipahami bahwa web yang baik perlu memenuhi beberapa indikator serta kriteria mutu. Puncak pertimbangan utama adalah sejauh mana web dapat memenuhi kepuasan pelanggan atau pengunjung. Dilihat dari kebutuhannya pengelolan web sekolah harus memenuhi kriteria penunjang pengelolaan, pembelajaran, dan interaksi sosial. Pada ketiga aspek itu sekolah perlu mengembangkan skala prioritas untuk mengembangkan web secara bertahap dan berkesinambungan agar tingkat kemajuan sekolah tercermin pada perkembangan webnya.

Beberapa kegunaan Website sekolah diantaranya:

  1. Memperkenalkan profil sekolah sehingga masyarakat mengetahui informasi apapun tentang sekolah seperti: Fasilitas yang tersedia , Kurikulum intra dan ekstra kurikuler termasuk materi pembelajaran online dan pustaka maya, prestasi yang telah diraih oleh sekolah, informasi mengenai perencanaan sekolah dan kebutuhan biaya, macam dan kualitas Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan sekolah. Jumlah dan kualifikasi tenaga pendidik dan kependidikan yang ada.
  2. Sebagai media komunikasi antara sekolah dengan dunia luar, bentuk komunikasi yang terjalin diantaranya: komunikasi antara siswa dengan guru terkait pelaksanaan pembelajaran, komunikasi antar siswa melalui media forum, komunikasi antara orang tua siswa/calon siswa dengan sekolah melalui media email ataupun form kontak di website, komunikasi antara sekolah dengan institusi pendidikan di dalam daerah/luar daerah, komunikasi antara sekolah dengan alumni.
  3. Sebagai media resmi sekolah untuk media publikasi informasi resmi ke masyarakat, seperti: Pengumuman, Perss release, Berita resmi sekolah.

Dengan adanya web di sekolah diharapkan pembaca dapat memperoleh gambaran kondisi website sekolah tersebut. Maka dari itu perlu adanya sistem pengelolan website seperti  memiliki struktur organisasi pengelola perangkat teknologi secara terstruktur yang menangani perangkat keras, perangkat lunak,  tim desain  web, dan tim pengelola informasi,  serta tim redaksi yang mengelola sistem publikasi dan komunikasi. Oleh karena itu maka selayaknya sekolah melakukan upaya-upaya untuk mengembangkan  tim pengelola secara terorganisir dan terstruktur, mengembangkan program yang sesuai dengan potensi yang sekolah miliki, dan melaksanakan program yang selalu diintegrasikan dengan sistem pemantauan berkala untuk memperbaikinya. Mengingat pentingnya website bagi sekolah maka tim pengembang web sekolah  kini harus menjadi pengembang yang tidak terbatas waktunya dan bertugas secara bergantian untuk mengembangkan program, mengembangkan teknologi, mengelola informasi dan menyebarkan informasi selama sekolah membutuhkannya.

Perlu adanya dukungan semua pihak terutama Pemerintah Daerah untuk peduli mensukseskan Program Peningkatan Mutu Pendidikan khususnya terkait dengan penyelenggaraan Sekolah agar fikiran, tenaga, peluang dan biaya yang sudah dikeluarkan tidak terbuang dengan sia-sia. Keuntungan bagi Pemerintah Daerah bilamana website sekolah dikelola dengan baik akan dapat memantau kinerja sekolah tersebut dalam penyelenggaraan pendidikan di wilayahnya sehingga dapat memberikan pembinaan serta dukungan yang tepat. Apabila website sekolah penyelenggara pendidikan tersebut statis maka berarti kinerja dari sekolah tersebut kurang optimal dan tidak sesuai dengan konsepnya. Berdasarkan kondisi tersebut Pemerintah Daerah dapat segera mengambil langkah-langkah perbaikan. Pemerintah daerah juga dapat mengarahkan penyelenggara sekolah agar benar-benar menjalankan program peningkatan mutu pendidikan, sehingga output dan outcomenya benar-benar dapat dirasakan masyarakat dan bermanfaat bagi pembangunan Kabupaten Natuna Khususnya.

Ilyas Sabli Dilantik Jadi Bupati Natuna 2011-2016

Bupati Natuna 2011-2016Pada tanggal 4 Mei 2011, Ilyas Sabli dan Imalko pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Natuna dilantik oleh gubernur Kepri HM Sani mewakili Mendagri Gamawan Fauzi di gedung serbaguna Masjid Agung di Ranai, Natuna, setelah berhasil memenangi pemilukada yang digelar 10 Februari silam. Ketua panitia pelantikan tersebut dipimpin Marwan asisten satu bidang pemerintahan Natuna.

2000 Undangan di sebarkan untuk acara pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Ilyas Sabli dan Imalko. Gubernur beserta forum komunikasi pemerintah daerah Kepulauan Riau menghadiri acara pelantikan tersebut termasuk tiap Kepala Daerah Kabupaten Kota di Kepri.

Ilyas Sabli adalah mantan Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Natuna sedangkan Imalko adalah mantan wakil ketua DPRD Natuna dari partai Demokrat. Pasangan nomor urut 4 tersebut diusung oleh Partai Demokrat, Hanura dan PDK berhasil meraih 12.824 suara atau 33,89 persen berhasil unggul tipis atas pasangan Raja Amirullah-Daeng Amhar pasangan nomor urut 3 yang diusung Partai Golkar dan PAN meraih suara 11.928 suara atau 31,52 persen.

Pasangan calon bupati wakil bupati Natuna (2011-2016) yang bersaing dalam pemilukada:

1. Sayed Ridwan-Herman Yadi (1) 453 suara atau 1,20 persen
dari jalur independen

2. Tawarich-Suardi (2)
diusung PDIP dan Partai Patriot  meraih 6.653 suara atau 17,58 persen.

3. Raja Amirullah-Daeng Amhar (3) 11.928 suara atau 31,52 persen
diusung Partai Golkar dan PAN

4. Ilyas Sabli-Imalko (4) meraih 12.824 suara atau 33,89 persen
diusung oleh Partai Demokrat, Hanura, dan PDK

5. Wan Siswandi-Baharuddin (5)  5.979 suara atau 15,80 persen
diusung Partai PKPB dan Partai Pelopor

Pemilukada digelar 10 Februari 2011
Jumlah DPT 46.580 orang
Suara sah yang masuk  37.835 suara
Ketua KPU  Natuna : Susilawati Ramadhani Barus
Penetapan hasil suara 16 Februari
Sengketa Pemilukada diputuskan MK 24 Maret 2011

Walau sempat terjadi sengketa pemilukada dan akhirnya Mahkamah Konstitusi  tanggal 24 Maret 2011 menolak semua gugatan pemohon  pasangan kandidat bupati dan wakil bupati Natuna 2011-2016. Putusan itu juga menguatkan hasil penghitungan KPU Natuna yang menetapkan Ilyas Sabli dan Imalko pasangan nomor urut 4 sebagai pemenang.

Masjid Agung Natuna

Masjid Agung Natuna diresmikan oleh Bupati Natuna Drs.H Daeng Rusnadi,M.Si pada tanggal 04 April 2009.  Selain sebagai tempat ibadah masyarakat Natuna, mesjid ini juga di gunakan even besar budaya dan keagamaan seperti MTQ, Natuna Art dan lain sebagainya.

Masjid Agung NatunaMasjid ini letaknya tak jauh dari pusat kota Ranai. Pemandangan Gunung Ranai menjadi latar belakang Masjid Agung Natuna ini.Lokasi masjid ini pun agak jauh dari jalan utama menuju Ranai, dan juga kita bisa melihatnya dari pesawat yang akan mendarat di Bandara Ranai. Masjid ini terlihat megah sekali, apalagi saat dilihat dari dekat.

Tidak sulit untuk menuju masjid ini, dari pusat kota Ranai kita harus menuju ke arah utara kurang lebih 2 kilometer. Letaknya di kaki Gunung Ranai. Dari jalan utama kita harus masuk lagi kedalam kurang lebih 1 kilometer tapi dari jalan ini sudah tampat bangunan masjid yang berkubah hijau dengan menara-menara disekelilingnya.

Kawasan sekitar masjid Natuna juga akan dilengkapi dengan Asrama Haji, Gedung Pertemuan, Gedung Pendidikan, Gedung Komersial, Plaza serta taman kota dan untuk saat ini sebagian bangunan di sekitar mesjid ini telah di tempati sebagai area perkantoran pemerintah Kabupaten Natuna.

Masjid NatunaMasjid ini akan terlihat indah dan megah ketika dilihat dari dekat, terlebih jika kita masuk ke dalam. Lokasi tempat wudhu ada di ruangan yang terletak dibawah, jadi ketika menaiki tangga untuk menuju pelataran masjid, kita diharuskan untuk menuruni tangga lagi untuk mengambil wudhu.  Untuk tempat wudhu laki-laki ada disebelah barat, sementara untuk tempat wudhu perempuan ada disebelah timur.

Dari tempat mengambil wudhu, kita harus naik lagi untuk menuju ruangan utama masjid. Ketika memasuki ruangan utama masjid terlihat sekali bahwa masjid ini begitu besar. Masjid yang penuh simbol dengan perikehidupan Nabi Muhammad SAW, enam kubah yang ada di puncak melambangkan Rukun Iman. Jika dilihat dari dalam masjid ini terbentang hamparan karpet merah dalam shaf-shaf yang rapi serta ornamen dalam masjid yang indah sekali. Sementara depan dan mimbar khotib terlihat natural dengan ukiran kayu yang catnya yang berwarna coklat. Beberapa shaf bagian depan khusus untuk jamaah laki-laki sementara untuk jamaah wanita ada dibagian agak belakang tak jauh dari shaf di depan dengan pembatas kayu yang tingginya tak lebih dari 1 meter. Pintu utama bermotif ukiran pun terlihat sangat besar.

Jika dilihat dari luar akan tampak Kubah Utama masjid ini dengan beberapa kubah kecil disekelilingnya dan 4 menara masjid di keempat sisinya. Namun, bukan hanya karena keluasan dan keindahan desainnya saja, tetapi juga lantaran sejak awal pembangunannya di niatkan menjadi “Center of Excellent” atau pusat kebajikan, seperti pesantren dan perpustakaan.

Monumen Patung Datuk Kaya Muhammad Dun

Peresmian Patung Datuk Kaya Muhammad Dun sebagai tanda batas Wilayah Perbatasan NKRI di Pulau Sekatung.

Datuk Kaya Muhammad Dun
Patung Datuk Kaya Muhammad Dun terbuat dari perunggu dan kuningan anti karat dengan luas bangunan 20×20 meter, dipasang tepat dibibir pantai menghadap kenegara tetangga Vietnam. Berat Patung 2 ton tinggi 14 meter, desain bangunan dibuat kokoh dari terpaan angin maupun dari abrasi air laut karena kontruksi bangunan merupakan rangka besi ditambah cor semen, pembangunan Monument ini adalah merupakan kerja sama antara Mabes TNI dengan Pemkab Natuna sebagai tanda batas wilayah NKRI, sehingga kapal-kapal asing yang melintas akan tahu kalau mereka memasuki wilayah Indonesia.

Datuk Kaya Muhammad Dun adalah tokoh tiga zaman yang berjuang dan mempertahankan pulau tersebut dari penjajah Belanda, Jepang dan saat kembali Belanda menjajah (baca juga : Mendu ). keberadaan Monumen tersebut merupakan simbol sejarah pejuang yang gigih dalam mempertahankan NKRI dari penjajah. Monumen Pulau Sekatung adalah merupakan monumen yang ketiga dibuat sebagai upaya untuk mengamankan wilayah bangsa ini, dimana yang pertama di Pulau Rote NTT kemudian yang kedua di Minggas Sulawesi Utara.

Monumen ini sebelumnya telah ditanda tangani oleh Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso yang berdiri kokoh di Pulau Sekatung sebagai tanda dan usaha bangsa ini untuk menjaga kedaulatan NKRI, kemudian Patung tersebut di resmikan oleh Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Leonardus JP Siegers dan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Marsetio yang di hadiri oleh Danlanud Ranai Letkol Pnb Danang Setyabudi, Dandim 0318/Natuna Letkol I Wayan aditya beserta Muspida Kabupaten Natuna di pulau Sekatung Kecamatan Pulau Laut.