Wilayah Kecamatan Kabupaten Natuna

Di dalam sejarah Kabupaten Natuna yang dahulunya bernama Pulau Tujuh yang tergabung dalam Kabupaten Kepulauan Riau dengan Ibu Kota Kabupaten saat itu berada di Tanjung Pinang. Sekarang Natuna merupakan salah satu Kabupaten baru dari hasil pemekaran Wilayah Kabupaten Kepulauan Riau, yang ditetapkan berdasarkan Undang-undang Nomor 53 Tahun 1999, yang awalnya terdiri dari Tujuh Kecamatan; yaitu Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Barat, Jemaja, Siantan, Midai , Serasan dan Palmatak yang diresmikan pada tanggal 12 Oktober 1999, sejak itu Natuna memiliki Pemerintahan Daerah sendiri dengan Ibu Kota Kabupaten di Ranai.

Seiring dengan pemekaran kecamatan yang bertujuan untuk memperpendek rentang kendali, muncul aspirasi para tokoh dan pemuda Anambas untuk menjadikan gugusan Kepulauan Anambas sebagai daerah otonomi Sendiri. Melalui perjuangan yang cukup panjang baik di pusat maupun di Daerah, Kabupaten Kepulauan Anambas akhirnya terbentuk melalui Undang-undang No. 33 tahun 2008 tanggal 24 Juli 2008 Yang terdiri dari 6 Kecamatan yaitu Kecamatan Siantan, Kecamatan siantan Timur, Kecamatan Siantan Selatan, kecamatan palmatak, kecamatan Jemaja dan kecamatan jemaja Timur. Di Tambah dengan 1 ( satu) Kecamatan yaitu kecamatan Siantan Tengah yang di bentuk berdasarkan Keputusan Bupati Kabupaten Natuna No. 17 Tahun 2008 dengan cakup wilayah administrasi Desa Air Air Asuk, Desa Air Sena dan Desa Air Siantan.

Setelah Anambas terbentuk menjadi sebuah Kabupaten, maka pemerintah daerah Kabupaten Natuna melakukan pemekaran wilayah kecamatan secara bertahap yang saat ini menjadi 12 (dua belas) kecamatan antara lain adalah:

  1. Bunguran Timur
  2. Bunguran Barat
  3. Bunguran Utara
  4. Bunguran Tengah
  5. Bunguran Timur Laut
  6. Bunguran Selatan
  7. Serasan
  8. Serasan Timur
  9. Subi
  10. Midai
  11. Pulau Tiga
  12. Pulau Laut

Secara Geografis Letak Kabupaten Natuna berada diantara 2° Lintang Utara sampai dengan 5° Lintang Utara dan 104° Bujur Timur sampai 110° Bujur Timur. Secara geologi kondisi fisik tanah berbukit dan bergunung batu, dataran rendah dan landai banyak ditemukan dipinggir pantai. Sedangkan ketinggian tanah beragam berkisar antara 3 sampai 500 meter dari permukaan laut dengan tingkat kemiringan antara 2 sampai 5 meter, sedangkan dataran yang rendah berada di Kecamatan Bunguran Timur dan Kecamatan Bunguran Barat. Bila dilihat dari kondisi Iklim wilayah Kabupaten Natuna sangat dipengaruhi oleh perubahan angin, musim kemarau biasanya pada Bulan Maret dan bulan Mei ketika angin dari arah utara bertiup. Musim hujan terjadi pada Bulan September sampai Februari ketika arah angin bertiup dari arah Timur dan Selatan.

6 tanggapan tentang “Wilayah Kecamatan Kabupaten Natuna

  1. hendri setiadi

    informasi yang tidak informatif, seharusnya pembagian wilayah kecamatan disertai batasnya dalam suatu peta

    - Permalink

  2. Pingback: Pulau Tiga | Natuna

  3. Pingback: Pulau Subi | Natuna.Org

  4. Pingback: Pulau Serasan | Natuna.Org

  5. Pingback: Pulau Midai

Tinggalkan Komentar

Email anda tidak akan kami tampilkan.
Wajib mengisi kolom yang diberi tanda * (asterisk)

*